Free web hosting by 100WebSpace.comfree web space|reseller hosting|web hosting|dating|report abuse|links
webhosting|WebMaster Sales Resources|website hosting|free web hosting|hosting|OpenHost
Fax to Email

Unlimited Faxes, No Fees, Dedicated Phone Number

Mobile SMS Marketing

Reach your customers at any time & place Market on a one-to-one basis.

Free Web Space + Free PHP Scripts

Free php, mysql & perl web hosting. 29 Free PHP scripts with 1-click installations.

 
Home | Contact Us   
auracms
 
 Menu Utama
·Home
·Artikel
·Kirim Artikel
·Download
·Weblinks
·Album
·Forum Diskusi
·Buku Tamu

 About Us
·Profile
·Contact Us
·Sejarah
·Pengurus
·Anggota

 Topik Artikel
·Lingkungan Hidup
·Flora Fauna
·Kampus
·Kegiatan mapflofa
·Tips,Trik & Opini
·Sport & Adventure

 Links
  • timpakul
  • anugrahillahi
  • Pro Fauna
  • Fahutan Unmul
  • arman
  • Bocah Alas
  • panthom
  • wiwin
  • adriyanto
  • Huma
  • Happy
  • Adjie
  • Cenil
  • Kiky
  • D.A lho...
  • Dian Ayu
  • Iwe
  • Gokil
  • arif
  •    


    AWAL YANG BERAT

    Sejarah organisasi pejuang pelestarian alam di Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman ini dimulai dengan berdirinya IMAPA (Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam) Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman pada tahun 1981. Beberapa nama pendiri organisasi tersebut antara lain, Dadang Imam Ghozali, Dim Suwandi Ilyas, M Arif Tungkagi, Ari Mulyadi, dan Riyanto Kusuma. Dimana organisasi telah berjalan sesuai dengan program kerja pelestarian alamnya. Pada tahun 1984 Zainal Muttaqin selaku Pembantu Rektor III UNMUL menghendaki agar IMAPA Fahutan Unmul menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UNMUL yang berada dibawah universitas bukan lagi di Fakultas Kehutanan karena universitas memiliki kegiatan kemahasiswaan yang serupa dengan IMAPA Fahutan Unmul. Dengan dasar tersebut, Pembantu Rektor III Universitas Mulawarman akhirnya merubah status IMAPA Fahutan Unmul menjadi IMAPA Unmul.

    Penarikan IMAPA Fahutan Unmul menjadi IMAPA Unmul menimbulkan pro dan kontra diantara sesama anggota. Anggota yang mendukung diantaranya adalah Dadang Imam Ghozali, Nuri dan Yoga. Pandangan mereka bahwa organisasi pecinta alam sudah semestinya menjadi jiwa bagi insan mahasiswa Unmul bukan hanya rimbawan mulawarman. Sementara anggota yang merasa kurang setuju atas penarikan tersebut diantaranya Soegeng S., dan Dwiyono. Berpandangan bahwa misi dan visi organisasi yang semula berorientasikan penelitian di bidang flora fauna akan semakin bergeser menjadi olahraga dan petualangan karena disiplin ilmu anggota dari fakultas yang berbeda. Namun demikian pro dan kontra yang terjadi tersebut tidak menjadikan ikatan kekeluargaan sesama rimbawan mulawarman menjadi renggang. Mereka tetap berusaha eksis di Fahutan Unmul.

    Beberapa anggota yang tetap mempertahankan keberadaan sebuah organisasi kepencintaalaman di Fahutan Unmul yang berorientasikan pelestarian dan penelitian di bidang flora, fauna dan lingkungan hidup mengusulkan memberi nama organisasi baru tersebut dengan nama ULIN (Eusideroxylon zwageri). Yang pada akhirnya terpilihlah sebuah nama yaitu Mahasiswa Penyayang Flora Fauna (MAPFLOFA) Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman. Sedangkan gambar lambang MAPFLOFA diusulkan menggunakan burung Pergam Raja (Ducula warthoni) yang digambar oleh Dwiyono berdasarkan ……………………..hingga sekarang.

    Tanggal 10 November 1984 bertempat di Gunung Lingai, Samarinda diikrarkanlah sebuah organisasi baru pengganti IMAPA Fahutan Unmul yaitu MAPFLOFA (Mahasiswa Penyayang Flora Fauna) Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman. Prof. Dr. Ir. Janes Siahaya, MF. merupakan salah satu dosen yang diangkat menjadi anggota kehormatan MAPFLOFA yang pada akhirnya beliau pula yang meresmikan MAPFLOFA dan melantik anggota dan pengurus periode pertama dibawah kepemimpinan Soegeng Soepriyanto.

    Sejak awal diresmikannya, MAPFLOFA masih berusaha menunjukkan jati dirinya sebagai pejuang pelestarian alam dengan berbagai tantangan. Salah satu tantangan yang terasa berat bagi warga MAPFLOFA adalah sempat dikeluarkan dari kampus Fahutan Unmul karena para birokrat kampus hanya memandang karakter dan sikap dari orang perorang bukan prestasi MAPFLOFA, mereka akhirnya merelakan salah satu kost anggota MAPFLOFA yaitu kost White House di Jl. Perjuangan Samarinda sebagai markas Mapflofa.

    Namun karena para aktivis pejuang pelestarian alam masih merasa bahwa sebuah organisasi kemahasiswaan tetap dilihat dari wadah tempat berkumpulnya yaitu kampus maka para anggota Mapflofa memutuskan untuk kembali ke kampus. Dan untuk menunjukkan prestasi yang pernah dicapai, MAPFLOFA mengadakan pekan semarak kampus dengan memamerkan foto-foto kegiatan beserta prestasinya.

    Rintangan demi rintangan akhirnya mampu dihadapi oleh para pejuang pelestarian alam ini hingga nama MAPFLOFA mendapat tempat yang pantas di hati para stuktural kampus, instansi pemerintah dan non pemerintah serta aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM).

     
       
     Statistik Situs
    Total Visitor : 39049 visitors
    Total Hits     : 140717 hits

     Jajak Pendapat
    Dalam masa pilkada ini pantas kah seorang mahsiswa untuk ikut memilih?

    Boleh
    Tidak
    Ragu-ragu
    Idem


     Kalender

     Random Gallery

    Klik untuk melihat

    Dilihat : 123
    Pengirim : admin
    Komentar : 0


     save our earth
    Segala damba yang membahana demi satu Bumi tercinta

     Pesan Singkat

     

    Mapflofa © 2005-2008
    | IP Anda : 38.103.63.17